Sabtu, 23 Maret 2013

Awal Perjumpaan Itu

Seperti biasa aku mengawali hariku dengan berangkat kesekolah berboncengan menggunakan motorku bersama adik ku. Entah kenapa beberapa hari disaat itu aku selalu berangkat agak siang. Ketika aku sedang menuju sekolah adik ku,aku berpapasan dengan seorang pria.Yaa..aku tak mengenalnya tapi tatapan matanya yang menatapku tajam dikala itu membuatku jatuh hati. Sejak saat itu aku mulai menyukainya.

Keesokkan harinya aku pun bergegas pergi kesekolah,dan berharap pagi itu aku bertemu dengannya lagi. Ku perlambat laju motorku agar aku bisa melihat mata sipit yang dilindungi oleh kacamata itu. Tak sesuai harapan, pagi itu aku tak berjumpa dengannya. Mungkin aku belum beruntung.

Ku coba lagi keesokka harinya,besok lagi,lagi,dan lagi hanya untuk melihat sosok itu.
Perlahan ku coba mencari tahu semua tentangnya. Ku coba bertanya dengan teman-teman ku yang memang satu sekolah dengannya. Tak ada yang tau dengan ciri-ciri yang ku sebutkan.
Harapanku untuk mengenalnya mulai pupus.

Tapi, tidak lama kemudian aku mulai mengetahui siapa dia.
Aku mengetahui siapa dia. Dia adalah salah satu teman dari sahabatku yang sedang dekat dengan sahabatku yang lainnya. Ketika aku mengetahui itu,senyumku mulai sirna harapanku mulai tak mungkin tergapai.

Aku mulai tak ingin memikirkannya lagi,mulai mencoba melupakan kejadian beberapa waktu itu, mulai mencoba menghapus bayangannya yang selalu menghantuiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar